Grand Voyage

SEMINGGU LALU, setelah kami pernah ke ujung barat pulau Jawa sewaktu saya kecil, saya melakukan perjalanan jauh kembali bersama Emak dan Bapak. Tujuannya ujung utara Jawa Tengah. Bolak-balik, kami menghabiskan waktu 24 jam, dengan sesekali istirahat di tengah perjalanan, berkat supir ajaib yang belakangan KO saat waktu tempuh menuju pulang hanya tersisa 30 menit, yang digantikan Kakak Sulung—pada akhirnya, dia pun menyetir mobilnya sesuai rencana semula.

Emak sebelumnya sakit lama gara-gara sebuah luka di jempol kaki, yang bikin dia tak bebas berjalan, dan berhenti bekerja. Bapak, sebelum Emak jatuh sakit, pada suatu hari yang buruk merasakan kedua kakinya lemas, berjalan tertatih seperti bocah dua tahun, dan dampaknya bisa terlihat dari cara berjalannya seperti harimau jantan yang sepuh setelah dia sembuh total. Itu semua membuat mereka makin sering minum obat yang semula minum obat terbatas. Sebuah minyak yang baunya seperti rempah, entah apa namanya, menjadi teman perjalanan Bapak. Emak sendiri membawa sebuah botol Aqua berisi air putih biasa tapi telah didoakan oleh orang pintar. Itu memberi kepercayaan pada mereka bahwa mereka sekuat kayu jati, betapapun kayu jati tak pernah diberi obat cairan maupun jamu-jamuan.

Perjalanannya sendiri—sebagaiman kisah keluarga—berisi doa saat bertolak pada dini hari, lantas obrolan yang bersemangat, yang kehilangan semangat setelah mobil melintasi Pekalongan, yang makin malas mengobrol menjelang siang, yang mengantuk sesudah melewati Semarang, dan kelelahan setiba tujuan. Hal itu diulangi lagi saat kami pulang, hanya saja dengan putaran kota sebaliknya.

Saya mengingat-ingat perjalanan itu bak seorang kanak yang tengah menyaksikan film kartun penuh ketertarikan. Mereka contoh sahih dari pasangan yang tua bersama. Tentu saja ada pertengkaran-pertengkaran selagi mereka menjalaninya. Hal itulah yang membuat saya tersenyum dan mendapatkan kesenangan tersendiri dari permainan nasib.

Semoga kita semua bahagia.*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s