Kategori: Cerita

Layang-layang di Langit Jakarta

—buat Lazu

BAGAIMANA AKU MENULISKAN sepotong petang seperti ini kepadamu? Apakah dimulai dengan layang-layang di langit yang cerah itu, tiba-tiba—tanpa kusadari sebelumnya—mereka tampil memesona, lebih untuk menunjukkan betapa membosankannya langit Jakarta?

Bagaimana dua anak kecil, di sepotong jalan kampung ini, mulai menerbangkan layang-layang — pelan dan pasti, kian tinggi dan semakin meninggi? (lebih…)

Iklan

17 Desember: Aku dan Jam Dinding

PADA hari saat aku tambah usia, jam dinding di rumah dinyatakan “mati.”

Saat seharusnya pukul 9 malam, kata ponakanku, jarum jam malah menunjukkan pukul 4 sore. Paginya, ia diturunkan. Dengan selamat. Dinyatakan telah “stres.” Kena “penuaan usia.” Bapak bilang, “sudah waktunya.”

“Mungkin umurnya sudah 20 tahun,” dia menambahkan.

Kemana ia dimakamkan? (lebih…)