Tag: In Cold Blood

Nyanyian Mockingbird

Satu novel, mungkin, dalam hidup Harper Lee

To Kill A Mockingbird
By Harper lee (1960)
diterjemahkan Penerbit Qanita (2006)
566 halaman

”….Membunuh mockingbid itu dosa.”
— ucapan Miss Maudie kepada Jean Louise (Scout) Finch

TAHUN 1960, sewaktu musim bahasa politik dan kebudayaan Indonesia lagi panas-panasnya dengan beragam jargon macam “Anti-Neokolim,” “Ganjang Malajsia,” maupun “Rebut Kembali Irian Barat,” nun di New York, kota terbesar dan terkaya di Amerika, ada muncul penulis anyar, seorang perempuan, bernama Nelle Harper Lee, yang hanya dengan satu karyanya, sebuah novel, mampu mengereknya tinggi-tinggi – melebihi gedung-gedung pencakar langit yang padat menjulang di Manhattan. Saat itu dia berusia 34 tahun, sepuluh tahun sebelumnya hanya warga urban biasa saja di tengah lalu-lintas kehidupan New York yang pikuk, dan mendadak hidupnya penuh publisitas selepas karyanya To Kill A Mockingbird lahir.

Roy Newquist dalam Counterpoint (1964), buku wawancara berisi percakapan dengan Harper Lee, mengatakan, “Tak ada hari yang terlewat dan terlupakan menjelang puncak musim panas di tahun itu yang tak membahas Mockingbird.” Lee memeroleh pujian begitu tinggi, kata Newquist, baik untuk keunggulan buku itu sendiri maupun, dalam kalimatnya yang bersayap, “sambutan udara yang menyejukkan bersama hadirnya buku tersebut.” (lebih…)

Iklan