Tag: Istanbul

Hüzün

DALAM Istanbul, memoar Orhan Pamuk yang terbit 2005—50 tahun setelah memoar Claude Lévi-Strauss, dibahas satu bab mengenai hüzün. Ini kata dalam bahasa Turki, artinya kemurungan. Dalam sejarah katanya, hüzün berakar dalam bahasa Arab. Dalam Alquran ia disebut lima kali. Nabi Muhammad menyebut “sanatul huzn” atau “tahun kemurungan” saat tahun kehilangan istrinya Khadijah dan pamannya Abu Thalib.

Robert Burton, filosof Inggris abad 16, dalam buku The Anatomy of Melancholy (1621), memandang hüzün sebagai perkara personal. Si penyendiri ini percaya makin kita hüzün maka makin membuka jalan menuju kebahagiaan. Dengan kata lain, kian kita dirundung murung kian kita menemukan esensi hüzün. Burton mengatakan: Semua kesenangan lain itu hampa, tak ada yang semanis kemurungan. (lebih…)

Iklan